Minggu, 12 April 2009

Kawah Wurung Tracking


Hari ini, Saya kembali mengikuti adventure touring bersama teman2 dari komunitas trail Bondowoso . Rute yang dituju kali ini adalah kawasan kawah wurung yang berada di Kecamatan Sempol Kabupaten Bondowoso. Rute ini sengaja kami sepakati karena berdasarkan informasi yg diterima, daerah kawah wurung masih relatif perawan dan belum terpublikasi luas. Sehingga pemandangan alamnya pasti indah dan trak/lintasannya dijamin menantang.

Kami start dari monumen gerbang maut di alun2 kota sekitar jam 07.00 WIB dengan menempuh rute Bondowoso - Tlogosari - Kali Balut - Smbr Wringin. Seperti biasa, pos pemberhentian pertama adalah rumah orang tua Bro Yadi di daerah sumber wringin. Selain melakukan pengecekan kendaraan, kita mendapat tambahan energi berupa semangkok bakso dan teh panas dari tuan rumah (Thanks Bu, ngerepotin terus...). Perjalanan dari sumberwringin menuju sempol kurang lebih 30 - 40 Km dengan pemandangan kanan kiri hutan pinus dan perkebunan kopi. Jalanan yang rusak semakin menambah semangat kami untuk tancap gas..wusssss.

Kawah wurung dapat dicapai melalui jalur kecamatan sempol atau melewati perkampungan curah macan. Kami sepakat mengambil alternatif kedua, melalui perkampungan perkebunan curah macan. Jalanan semakin terjal dan rusak berbatu, membuat beberapa brother harus jungkir balik termasuk saya karena kesulitan mengendalikan motor dengan kecepatan tinggi. Memasuki area kawah wurung seperti berada di negri antahberantah, pemandangannya sangat indah. Hamparan pegunungan dipadu dengan padang savanah dan hutan tropis membuat kami semakin kencang memacu motor menuju puncak kawah. Menuju puncak bukan pekerjaan mudah, dengan kemiringan 45 derajat dan dipenuhi alang2 rapat setinggi 50 - 100 cm dan medan berbatu membuat kami ekstra hati2. Beberapa kawan kembali terjatuh karena batu2 besar yang tidak terlihat.

Puncak kawah wurung akhirnya berhasil kami capai. Pemandangan yg indah terasa menghapus medan yg berat dan sulit. Rute berikutnya, kami akan eksplor lebih dalam kawah wurung...

Sabtu, 22 November 2008

Alun-Alun Kota Bondowoso


Alun-alun kota Bondowoso bisa disebut sebagai pusat Kota Bondowoso. Di sini segala aktifitas mulai pemerintahan, rekreasi dan olahraga menjadi satu. Seperti konsep alun2 jaman dahulu, disebelah barat terdapat masjid jamik, sebelah timur penjara atau rumah tahanan, sebelah utara pendopo bupati serta kantor pemerintah daerah di selatan.

Pada hari minggu pagi alun2 kota dipenuhi oleh masyarakat yang berolahraga pagi atau sekedar jalan2 dengan keluarga. Saat sore menjelang alun-alun langsung berubah menjadi pasar jajanan yang cukup ramai dengan bermacam variasi kulinernya. Satu yang unik di sekitar alun-alun selai hutan kota yang dipenuhi macam2 pohon langka adalah monumen gerbong maut. Tahu khan, gerbong kereta api yang membawa korban para pejuang kemerdekaan saat melawan Belanda itu. Replikanya ada di depan kantor pemerintah daerah plus dilengkapi dengan patung2 pejuang dan taman.

Keramaian memuncak pada hari sabtu sore atau malam minggu. Biasa, hampir semua lapisan masyarakat tumplek blek disekitar alun2 kota. Biasanya pada hari ini banyak komunitas anak muda yang berkumpul untuk sekedar kongkow2 dan cuci mata. Komunitas motor di sekitar monumen gerbang maut, keluarga dan anak2 di lapangan basket yang disulap menjadi tempat bermain dan sssttth.. muda-mudi yg berpacaran di sekitar taman kota.



Tidak perlu bingung kalau anda bermalam di kota bondowoso, disekitar alun2 banyak terdapat hotel dari yang murah sampai yang mahal sesuai keinginan anda. Hotel Baru dibelakang pendopo bupati, Hotel Slamet di kawasan pecinan, Hotel Palm di depan polres, hotel anugerah di belakang polres serta hotel ijen view untuk hunian yang lebih mewah.